Dizaman yang serba modern ini, segala kebutuhan
hajat hidup orang banyak berharap terpenuhi secara instan. Namun hal ini
berlawanan dengan tata kelola manajemen keuangan seseorang. Keseluruhan akan
kebutuhan mulai dari primer, sekunder, maupun tersier membutuhkan suatu alat
penukar yaitu uang.
Uang selalu bisa memenuhi hajat hidup orang banyak.
Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak orang menghambakan dirinya hanya untuk uang.
Berbagai cara ditempuh untuk mendapat apa yang disebut dengan uang. Dari yang
masuk akal sampai dengan cara cara mistis.
Ungkapan akan kebutuhan uang menggema dimana mana,
dari mulai individu sampai sebuah Negara yang begitu luasnya selalu berkata
“Uang”. Dikarenakan kebutuhan akan uang semakin meningkat sementara pendapatan
hanya jalan ditempat, maka lahirlah sebuah ungkapan “ jika tidak kredit maka
takkan kaya”.
Ungkapan ini bila dipandang dari dua sisi yang
berbeda akan menampakkan perbedaan yang signifikan. Sisi yang pertama, kredit
sangat membantu namun hal ini hanya untuk mereka yang memiliki pengetahuan akan
manajemen keuangan baik itu risiko ataupun manfaat dari kredit tersebut. Di
sisi yang lain(umumnya mereka yang pernah gagal mengelola akan kredit) sering
mengatakan jangan kredit, karena kredit itu adalah jeratan untuk diri sendiri.
Jadi anda sebagai pembaca berada dalam sisi yang
mana..?? silahkan berkomentar ..penulis akan menjelaskan tentang kredit
lanjutan
Terima kasih


Komentar
Posting Komentar